Aku masih ingat, hari itu adalah hari Kamis, sesaat ada janji untuk ketemuan dengan pelanggan yang tertarik dengan produk yang aku tawarkan.
Hari itu, masih jam 8.30 pagi, sembari menunggu waktu yang ditentukan pada jam 10 pagi, aku mikir untuk memarkirkan mobilku di sebuah mesjid di tengah kota itu. Toh tempat ketemuannya bisa disambangi dengan berjalan kaki.
Singkat cerita, aku menjalankan mobil perlahan untuk memasuki halaman mesjid dan mencari parkiran dan menemukan tempat kosong untuk segera aku parkirkan mobilku.
Ahhh ... masih jam segini juga sih, aku melihat ada warung kopi di sudut halaman mesjid.
ngopi dulu enak nih ....!
Perjalanan ke sudut halaman, aku membaca sebuah tulisan sekilas dan membuatku tertarik untuk mendekat.
setelah aku membaca, aku terdiam... tertawa getir dan nyeri di hati....
Perlahan, aku melangkah ke ruang wudlu dan menyegerakannya sesaat kemudian dilanjutkan sholat dhuha.
Duh Gusti,
Maafkan aku yang acapkali mempunyai keinginan besar tanpa memberitahu Engkau rencana besarku.
Maafkan aku, yang selalu menuntut Engkau untuk memberikan apa yang cocok menurutku.
Kata-kata itu seakan menampar aku yang hanya memikirkan egoku sendiri, seakan 24 jam yang Dia berikan masih kurang cukup.
...
Gusti Pangeran, aku tau bahwa semua rencanaMu untuk aku adalah sempurna, aku hanya harus lebih peka, mengerti dan Ikhlas saat menjalaninya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar